Jumat, 25 Agustus 2017

Membuat Load Page Progrres Bar pada web dengan PACE JS


Saat kita masuk kedalam page baru atau biasanya saat kita login dan masuk ke halaman dashboard maka akan memerlukan waktu untuk meload agar tampil secara full, nah saat proses itu agar lebih bagus maka kita perlu menambahkan sebuah plugin Progress bar agar kelihatan menarik. banyak tutorial bagaimana cara menggunaka progress bar saat load page, namun di tutorial saya kali ini saya akang menggunakan plugin PACE , plugin ini sudah cukup umum digunakan pada web, dan penggunaanya pun cukup mudah, agar lebih Jelas berikut tutorialnya.

1. Kunjungi plugin PACE.js Disini.

2. Download PACE.JS atau Disini.

3. Pilih Tema dan Warna Tema sesuai selera anda lalu download ditutorial ini saya pake Flash.

4. Buat sebuah file sebagai contoh, lalu sisipkan PACE.js beserta tema nya
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Page Loading</title>
   <link rel="stylesheet" href="dataurl.css" />
   <script src="pace.min.js"></script>
</head>
<body>
   <h1>Ini Contoh Page Loading dengan PACE.JS</h1>
   <p>Hello World.</p>
</body>
</html>
5. Jika sudah save lalu jalan kan jika berhasil maka progrees bar akan tampil diatas seperti gambar dibawah ini.

Anda bisa mengimplementasikan ini untuk project anda biasanya digunakan saat login menuju dashboard namun anda bisa menkreasikan sendiri.


Demo

Semoga Bermanfaat.

Sabtu, 05 Agustus 2017

Text Editor Dengan Sublime Text Full






Jika anda membuat sebuah script pasti anda membutuhkan sebuah text editor agar mudah dalam proses membuat sebuah script dengan mendeteksi keterangan error jika terjadi kesalahan, bermacam text editor yang digunakan oleh para programer namun dapat diketahui bahwa Sublime Text sekarang menjadi unggulan buat para programmer. Sublime Text juga mendukung bayak bahasa pemrograman yang bisa digunakan diantaranya C++, C#, CSS, PHP, HTML, Javascript, ASP, dan masih banyak lagi. Sublime Text juga memiliki feature yang menarik yang dapat digunakan untuk menyelesaiakan sebuah script dengan cepat, berikut adalah kelebihan dari Sublime Text.

  • Multiple selection
  • Command Pallete
  • Distraction Free Mode
  • Find In Project
  • Plugin API Switch
  • Drag and Drop
  • Split Editing
  • Multi Platform



Untuk melakukan full version silahkan masukan kode License pada tab menu Help Use License, jika sudah maka tulisan Unregister akan hilang. yup semoga bisa bermanfaat. 

Download Sublime Text 32bit
Download

Download Sublime Text 64bit
Download

Download License
Download

Selasa, 20 Juni 2017

Membuat aplikasi android Hybrid dengan Cordova


Jika sebelumnya saya pernah membuat artikel cara instalasi Android studio untuk membuat aplikasi android secara native sekarang saya akan membuat tutorial tentang Instalasi Cordova apache untuk membuat aplikasi android secara hybrid. sebelum ke arah instalasi mungkin kita harus tahu apa itu native dan hybrid, Aplikasi native adalah aplikasi yang dibangun dengan bahasa pemrograman yang spesifik untuk platform tertentu. dimana kita kethui bahasa pemrograman Objective-C atau Swift digunakan oleh iOS (Apple) untuk membuat aplikasi. dan juga platform Android yang menggunakan bahasa pemrograman Java untuk menggembangkannya. Sedangkan aplikasi hybrid adalah aplikasi yang menambahkan kode atau bahasa pemrograman web dengan SDK native sehingga dapat membuat aplikasi lintas platform dengan murah dan cepat. jadi jika anda seorang web developer tidak perlu kemampuan khusus bahasa pemrograman Objective-C, Swift atau java untuk membuat aplikasi android atau iOS jika anda mahir dalam bahasa pemrograman javascript itu nilai plus bagi anda untuk mengembangkan aplikasi hybrid android atau iOS, berikut tutorialnya.
1. Pastikan anda sudak mempunyai SDK android dan Membuat path Android home.  

2.  Install Node.JS pada terminal tunggu hingga proses selesai.
$ sudo apt-get install nodejs npm
3. Jika sudah Install cordova.
$ npm install -g cordova
4. Buka terminal command buat sebuah project baru.

5. Masuk ke folder project.


6.  Tambahkan sebuah platform, tutorial disini menggunakan platform android.


6. Kita sudah menambahkan satu platform android sekang kita build menjadi .apk pastikan anda terkoneksi internet yang stabil.


7. Jika sudah anda bisa membuka project anda dan menginstall file apk di hp android anda.

8. dan hasilnya seperti berikut.


10. Untuk mengembangkan nya anda cukup megedit file index html pada folder www dan jika sudah selesai build lagi.

Cukup mudah bukan cara instalasi dan membuatnya selain itu ada beberapa platform yang bisa anda build dalam satu project, dan anda bisa menambahkan plugin camera, sound internet dll yang support dengan smartphone anda.

Semoga bermanfaat

Sabtu, 10 Juni 2017

Menghitung selisih waktu detik, menit dan hari pada codeigniter


Jika anda sering menggunakan facebook atau medsos lainnya pasti anda sering melihat postingan temen-temen pada halaman dashboard anda, dan yang pasti anda akan melihat kapan postingan tersebut dipublish apakah 1 detik yang lalu, 1 menit yang lalu, atau 1 hari yang lalu. Nah pada tutorial ini saya akan membuat bagaimana cara menghitung  waktu menjadi jumlah detik, menit maupun hari dengan menggunakan helper time ago yang dibuat oleh Prajwol KC , dimana prosesnya waktu sekarang dikurangi waktu posting dan dibagi jumlah waktu kurang lebih seperti itu, untuk lebih lengkapnya lihat tutorialnya dibwah ini.

1. Download Time ago helper di Github.

2. Simpan helper Time ago pada folder helpers.
 
3. Aktifkan helper pada autoload biar otomatis bisa dipanggil setiap controllers.


4. Pastikan format tanggal pada database anda adalah Timestamp.

 5.Jika sebelumnya tanggal database anda format nya date time atau varchar anda  bisa convert dengan strtotime.
//jika data masih dalam bentuk datetime ex:2017-06-10 01:20:15
time_get = strtotime($dateinput);
echo time_ago($time_get);

//jika data sudah bentuk timestamp ex:1440012545646
echo time_ago($dateinput);
6.  dan hasilnya akan menjadi seperti berikut.


Biasanya time ago digunakan pada tampilan komentar, pesan atau chat tapi anda juga bisa menggunakannya sesuai kerpeluan anda, untuk kata sec, day, month bisa anda ubah pada helpers sesuai kebutuhan anda.

Semoga bermanfaat.

Sabtu, 13 Mei 2017

Membuat paging tabel Codeigniter menggunakan plugin Datatables


Pada pembuatan sebuah project pasti anda sering menggunakan sebuah tabel pada views untuk menampilkan data dari database, jika data anda ada 20 atau 50 mungkin tidak akan bermasalah jika data tersebut muncul pada sebuah page views namun bagaimana jika data anda ada lebih dari 200 data tabel anda akan tampil sangat panjang ke bawah dan user harus menscroll ke bawah lumayan melelahkan, untuk memudahkan maka kita harus membuat sebuah paging tabel agar data bisa dibagi menjadi beberapa bagian. di Di tutorial ini akan menjelaskan cara membuat tabel dengan plugins datatables, kenapa mesti harus menggunakan  plugins datatables? Dengan menggunakan plugin datatables anda tidak perlu membuat script paging pada controllers hanya dengan memanggil data array dari database. Apa ke untungan menggunakan plugin datatables? Selain untuk membuat sebuah pagging plugins data tables juga bisa digunakan untuk membuat search data, sort data, select download data dll. Untuk lebih jelas nya berikut tutorial nya.

1. Download plugins datatables disini atau disini

2. Buat sebuah folder assets pada project lalu Extract hasil download.
3. Sekarang buat sebuah Controllers untuk menampilkan data.
<?php
defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed');

class data_alat extends CI_Controller {
    public function index() { 
 data = array ('alat' => $this->MyModels->show_alat());
 $this->load->view('v_alat', $data);
    }

} 
4.Buat sebuah sebuah Models untuk query database dan jangan lupa panggil model di autoload.
<?php
defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed');
class MyModels extends CI_Model {
 function get_all_alat(){
    $query = $this->db->select('*')
            ->from('tbalat')
        ->get();
        
    if ($query->num_rows() > 0) {
      foreach ($query->result() as $data) {
        $hasil[] = $data;
    }
    return $hasil;
  } 

 }
} 
5. Selanjutnya buatlah sebuah Views untuk menampilkan data disini saya menggunakan css Bootstrap.
<link href="<?php echo base_url(); ?>assets/css/bootstrap.min.css" rel="stylesheet"/>
<link href="<?php echo base_url(); ?>assets/datatables/media/css/dataTables.jqueryui.min.css" rel="stylesheet"/>
<script src="<?php echo base_url(); ?>assets/js/bootstrap.min.js"></script>     
<script src="<?php echo base_url(); ?>assets/js/jquery-2.2.3.min.js"></script>
<script src="<?php echo base_url(); ?>assets/datatables/media/js/jquery.dataTables.min.js"></script> 


<table id="example" class="table table-bordered table-striped">
  <thead>
    <tr>
   <th class="text-center">No</th>
   <th class="text-center">Kode Alat</th>
   <th class="text-center">Nama Alat</th>
   <th class="text-center">No Seri</th>
   </tr>
    </thead>
    <tbody>
    <?php
    if ($alat == NULL) {
    ?>
     <!-- kosongkan jika tidak ada data -->
    <?php
   } else {
   $no = 1;
   foreach ($alat as $row) {
    ?>
   <tr>
   <td><?php echo $no; ?></td>
   <td><<?php echo $row->kode_alat; ?></td>
   <td><?php echo $row->namaalat; ?></td>
   <td><?php echo $row->merk; ?></td>
   <td><?php echo $row->noseri; ?></td>
   <?php
   $no++;
   }
     }
   ?>
  </tr>
 </tbody>
</table>
6. Tambahkan Script berikut untuk menampilkan datatables.
<script>
  $(function () {
    $('#datatables').dataTable();
  });
</script>
7. Jika sudah jalankan web nya.
 8. Selain itu anda juga bisa mengatur paging atau menonaktifkan fitur yang ada dengan menambahkan script berikut dengan menggubah true menjadi false untuk menonaktifkan.
<script>
  $(function () {
    $('#datatables').dataTable({
          "scrollX": true, // Menampilkan scroll
   "paging": true, // Menampilkan paging
   "searching": true, // Menampilkan Searching
   "ordering": true, // Menampilkan Order tabel
   "info": true, // menampilkan info 
   "language": {
       "zeroRecords": "Tidak ada data" //Menampilkan text jika data kosong
   }    
    });
  });
</script>

Selain script diatas masih banyak fitur yang bisa digunakan oleh datatables dengan mengunjungi website resminya datatables.net. anda juga bisa mengeksplor lebih jauh penggunaan datatables pada project anda.


Demo

Semoga bermanfaat


Sabtu, 29 April 2017

Membuat multiple database pada Codeigniter



Dalam membangun sebuah sistem informasi berbasis web pasti kita membutuhkan sebuah database, dan dimana database yang kita buat sudah banyak data nya jadi terpaksa kita buat database baru, atau saat kita membuat sebuah project yang besar client meminta ada 4 database yang berbeda untuk setiap page nya. jika itu terjadi jangan khawatir itu semua bisa di atasi, kita bisa meload multiple database dalam satu project sehingga dalam 1 model kita bisa memanggil lebih dari satu database. untuk lebih jelasnya berikut cara nya.

1. Pastikan library database sudah dipanggil biar otomatis gunakan autoload libary.
$autoload['libraries'] = array('database'); 
2. Buka file config database pada project anda, secara default maka akan tampak seperti ini.
$active_group = 'default';
$query_builder = TRUE;

$db['default'] = array(
	'dsn'	=> '',
	'hostname' => 'localhost',
	'username' => 'root',
	'password' => '',
	'database' => 'database1',
	'dbdriver' => 'mysqli',
	'dbprefix' => '',
	'pconnect' => FALSE,
	'db_debug' => (ENVIRONMENT !== 'production'),
	'cache_on' => FALSE,
	'cachedir' => '',
	'char_set' => 'utf8',
	'dbcollat' => 'utf8_general_ci',
	'swap_pre' => '',
	'encrypt' => FALSE,
	'compress' => FALSE,
	'stricton' => FALSE,
	'failover' => array(),
	'save_queries' => TRUE
);
3. Untuk menmbahkan database baru tinggal copy database default, pada script ini $db['default'] ubah kata default menjadi kata inittial database anda.
$active_group = 'my_db1';
$query_builder = TRUE;

$db['my_db1'] = array(
	'dsn'	=> '',
	'hostname' => 'localhost',
	'username' => 'root',
	'password' => '',
	'database' => 'my_database1',
	'dbdriver' => 'mysqli',
	'dbprefix' => '',
	'pconnect' => FALSE,
	'db_debug' => (ENVIRONMENT !== 'production'),
	'cache_on' => FALSE,
	'cachedir' => '',
	'char_set' => 'utf8',
	'dbcollat' => 'utf8_general_ci',
	'swap_pre' => '',
	'encrypt' => FALSE,
	'compress' => FALSE,
	'stricton' => FALSE,
	'failover' => array(),
	'save_queries' => TRUE
);


$active_group = 'my_db2';
$query_builder = TRUE;

$db['my_db2'] = array(
	'dsn'	=> '',
	'hostname' => 'localhost',
	'username' => 'root',
	'password' => '',
	'database' => 'my_database2',
	'dbdriver' => 'mysqli',
	'dbprefix' => '',
	'pconnect' => FALSE,
	'db_debug' => (ENVIRONMENT !== 'production'),
	'cache_on' => FALSE,
	'cachedir' => '',
	'char_set' => 'utf8',
	'dbcollat' => 'utf8_general_ci',
	'swap_pre' => '',
	'encrypt' => FALSE,
	'compress' => FALSE,
	'stricton' => FALSE,
	'failover' => array(),
	'save_queries' => TRUE
);
4. Jika sudah saatnya kita terapkan pada models, buka models kalian, dan tambahkan script berikut.
<?php  if ( ! defined('BASEPATH')) exit('No direct script access allowed');
class M_models extends CI_Model {
   
  public function __construct(){
  parent::__construct();
     $this->db1 = $this->load->database('my_db1', true); //untuk memanggil database 1
     $this->db2 = $this->load->database('my_db2', true); //untuk memanggil database 2	
  }	
	
   function get_detail_db1(){
      $query = $this->db1->select('*')
		         ->from('tbProgramer')
			 ->order_by('skill','ASC')
			 ->get();
      return $query;
   }
		
   function get_detail_db2(){
      $query = $this->db2->select('*')
		         ->from('tbGaji_programer')
			 ->order_by('S1','ASC')
			 ->get();
	return $query;
   }	

} 

Semoga bermanfaat

Selasa, 18 April 2017

Mengatasi error Only variable references should be returned by reference pada Codeigniter


Mungkin kita sering mendownload project Codeigniter dari website atau forum-forum Codeigniter lainnya sebagai referensi kita untuk belajar atau kadang juga untuk mengembangankan project tersebut. namun terkadang ada saja masalah atau error yang kita alami saat menjalankan project tersebut salah satu nya yakni Only variable references should be returned by reference, mungkin peringatan error tersebut kita hilangkan dengan menyembunyikan pesan error tersebut dengan error_reporting(E_ALL & ~E_NOTICE);,  tapi yang ditakutkan project kita kedepannya akan menimbulkan masalah baru saat project kita sudah sampai ke user, terkadang masalah ini terjadi karena versi PHP berbeda, jika kita gunakan pada versi PHP 5.3 akan normal namun jika kita menggunakan versi PHP lebih tinggi maka akan muncul error tersebut (pengalaman pribadi). jadi daripada kita downgrade atau upgrade PHP kita mungkin trick ini bisa membantu mengatasi maslah error tersebut, berikut caranya.

1. Buka file Common.php path lokasi project/system/core/common.php.


2. Cari baris 257 pada file tersebut, setiap versi Codeigniter mungkin berbeda barisnya.



3. Hapus script pada baris tersebut dan ganti dengan script dibawah ini.


4. Jika sudah save lalu refresh page kita maka error teratasi.



Semoga bermanfaat


Jumat, 07 April 2017

Membuat Login dan Session pada Codeigniter


Dalam pembuatan system aplikasi berbasis website biasanya  diperlukan menu login pada homepage  dimana menu login ini berfungsi untuk memberikan akses kepada  user agar bisa masuk  kedalam menu system sebagai anggota atau member.  pada kesempatan ini saya akan membuat tutorial bagaimana cara membuat menu login dengan session pada codeigniter.  sedikit penjelasan tentang session,  session adalah salah satu fasilitas yang ada pada PHP yang digunakan untuk menyimpan data sementara ke dalam variabel (variabel session) sehinga data tadi dapat di akses oleh client selama variabel session tadi tidak di kosongkan atau dihilangkan. Nilai variabel di dalam session di simpan di sisi server (web server). Jadi saat kita melakukan akses login proses pembuatan session kita lakukan, data session kita buat sesuai dengan kebutuhan kita. Untuk lebih jelasnya berikut tutorialnya.

1.Buatlah sebuah project Codeigniter.
2.Selanjutnya buat sebuah database dan sebuah tabel dengan nama tabel tbuser.
CREATE TABLE `tbuser` (
  `id_user` int(11) NOT NULL,
  `nama` varchar(100) NOT NULL,
  `username` varchar(100) NOT NULL,
  `password` varchar(200) NOT NULL,
  `last_login` datetime NOT NULL
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;
3.Aktifkan libraries session pada config autoload agar otomatis digunakan disemua Class.
$autoload['libraries'] = array('database',  'session');
$autoload['helper'] = array('url', 'form');
4. Buatlah sebuah Controllers  dengan nama class Login.php dan ketikan script berikut untuk menampilkan halaman login.
<?php defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed');
class Login extends CI_Controller {
 public function index() {    
  $this->load->view('login');
 }
 //script lanjutan dibawahnya
 
}
5. Tambahkan script function baru pada class Login.php  untuk proses Login.
public function do_login() {
    $data       = $this->input->post(null,true);
    $username = $this->security->xss_clean($this->input->post('username'));   
    //proses cek ke database
    $is_login = $this->db->get_where('tb_user',array(
                    'username'=>$data['username'],
                    //'password'=>md5(trim($data['password'])),
                    'password'=>$data['password'])
                )->row();                                   
           
    if($is_login){   
        //proses pembuatan session
        $session_set = array(           
            'is_login'        => true,
            'username'        => $username,                           
            'id_user'        => $is_login->id_user,
            'nama'            => $is_login->nama,
            'last_login'    => $is_login->last_login
        );
        //proses update database
        $this->db->update('tb_user',
                array('last_login'=>date('Y-m-d H:i:s')),
                array('id_user'=>$is_login->id_user)
            );
        $this->session->set_userdata($session_set);
        $this->session->set_flashdata('msg', 
            '<div class="alert alert-danger">
            <a href="#" class="close" data-dismiss="alert" aria-label="close">&times;</a>
            Welcome </div>');   
        //Jika login benar maka masuk kedalam menu home               
        redirect('login/dashboard');           
    } else {
        $this->session->set_flashdata('msg', 
            '<div class="alert alert-danger">
            <a href="#" class="close" data-dismiss="alert" aria-label="close">&times;</a>
            username dan password salah </div>');
        //Jika login salah maka kembali ke menu login                   
        redirect('login');
    }
}
6. Tambahkan script function baru pada class Login.php  untuk proses Logout.
public function logout(){        
    $this->session->sess_destroy();
    redirect('login');
} 

7. Sekarang kita buat  sebuah  Views  untuk tampilan login. Buat sebuah views dengan nama v_login.php disni saya menggunakan template bootstrap mungkin anda bisa menggunakan template sesuai selera anda.
<form role="form" method="post" action="<?php echo base_url();?>login/do_login">
    <input type="text" name="username" class="form-control input-sm chat-input" placeholder="username" />
    </br>
    <input type="password" name="password" class="form-control input-sm chat-input" placeholder="password" />
    </br>
    <div class="wrapper">
    <span class="group-btn">
        <button type="submit" class="btn btn-primary">&nbsp;&nbsp;<i class="fa fa-sign-in"></i> Login&nbsp;&nbsp;</button>
    </span>
    </div>
</form> 
8. Selanjutnya tampilan menu dashboard ketika berhasil login
<div class="container" style="margin-top:20px;">    
    <div class="container">    
        <div class="col-md-12">
        <table class="table table-striped">
        <thead>
            <tr>
                <th>Session id_user</th>
                <th>Session nama</th>
                <th>Session username</th>
                <th>Session last login</th>
            </tr>
        </thead>
            <tr>
                <td><?php echo $this->session->userdata('id_user'); ?></td>
                <td><?php echo $this->session->userdata('nama'); ?></td>
                <td><?php echo $this->session->userdata('username'); ?></td>
                <td><?php echo $this->session->userdata('last_login'); ?></td>
            </tr>    
        </table>
            <tr>
                <td><pre>echo $this->session->userdata('id_user');</pre></td>
                <td><pre>echo $this->session->userdata('nama');</pre></td>
                <td><pre>echo $this->session->userdata('username');</pre></td>
                <td><pre>echo $this->session->userdata('last_login');</pre></td>
            </tr>    
        </div>
    </div>
</div>
9. Mari kita jalankan. Jika berhasil hasilnya seprti gambar berikut.


Untuk menghapus data session secara otomatis dapat diset pada application/config.php dengan menentukan berapa lama waktu untuk expired session` sess_expiration` sehingga saat anda membuka  website tersebut tanpa melakukan aktivitas maka akan otomatis logout sesuai waktu yang ditentukan.

Demo 

Semoga bermanfaat

Rabu, 29 Maret 2017

Membuat Emulator Android Di Android Studio



Masih dalam dunia Android, sebelumnya saya sudah membuat tutorial bagaimana cara installasi Android studio di ubuntu dan sekarang saya akan membuat tutorial bagaimana cara membuat emulator diandroid. Dimana fungsi dari emulator android ini untuk mengetest dan menjalankan aplikasi yang sudah kita buat di android studio sehingga kita bisa mengetahui hasil project yang kita buat serta mengetahui dimana letak kesalahan script saat aplikasi menemukan debug saat running. Namun sebelum anda membuat emulator diharapkan SDK sudah terinstall sesuai kebutuhan setiap versi API nya, dan pastikan anda memiliki VGA dan RAM yang cukup tinggi agar emulator bisa berjalan stabil. berikut tutorialnya. 

1. Jalankan Android Studio dan klik pada menu bar Tools->Android->AVD Manager.


2.  Pilih Create Virtual Device


3. Pilih category Phone lalu set ukuran layar emulator lalu klik Next


4. Pilih versi OS android yang anda gunakan, disarankan pilih Tab Recomended jika ada keterangan download berarti Image pada SDK blm di download atau diupdate, Jika sudak klik Next.


5. Pada tahap ini anda bisa mengatur konfigurasi pada emulator, di anjurkan untuk mengganti AVD Name.


6. Jalankan AVD dengan mengklik tombol play dan tunggu hingga muncul Emulator android.


7. Jika berhasil maka akan muncul Seperti ini.



Jika saat anda menjalankan AVD terjadi masalah berarti ada kesalahan pada SDK anda, jadi check terlebih dahulu SDK anda apa sudah terinstall dan terupdate untuk kebutuhan emulator anda karena tidak semua SDK kita download karena jika anda dowload semua lumayan besar sekali file nya sekitar 100gb kurang lebih jadi butuh kuota yang lebih dan stabil. Ok sekian dari saya.

Semoga bermanfaat. 

Selasa, 28 Maret 2017

Cara Instal Android Studio Di Ubuntu



Seiring perkembangan zaman saat ini kita ketahui bahwa perkembangan teknologi begitu pesat sehingga banyak alat-alat teknologi yang semakin canggih seperti yang selama ini orang gunakan sehari-hari dan sangat penting bagi hidupnya yaitu smartphone, smartphone sendiri memiliki beberapa OS (operasi system) dimana setiap OS memiliki bahasa pemrograman yang berbeda dan salah satunya yang menjadi pilihan masyarakat adalah Android. Android di buat dengan bahasa pemrograman JAVA mungkin bagi seorang programer web seperti saya sangatlah kesulitan dalam membuat aplikasi Android dengan bahasa JAVA namun pepatah mengatakan selama ada kemauan dan berusaha semua pasti bisa dilakukan. karena kita ketahui semakin kedepan Smartphone android akan lebih maju dan canggih lagi dan kita sebagai programer jangan pernah ketinggalan teknologi yang sedang ramai dimuka bumi ini. berikut adalah tutorial cara instalasi android studio di ubuntu. 

Persiapan sebelum Installasi.
  • Pastikan anda sudah menginstall Android SDK jika belum anda bisa melihat tutorialnya disini Cara membuat path android di Ubuntu. 
  • Pastikan anda terkoneksi internet yang stabil.

1. Dowonload Android Studi IDE disini lalu pilih platform Linux.


2. Jika sudah Extract hasil download ke Documents (Optional).


3. Buka terminal command dengan menekan Ctrl+Alt+T  Ketikan script berikut. Sesuai dengan penyimpanan hasil extract android-studio anda.



4. Jikas sudah maka akan muncul tampilan seperti berikut. tunggu hingga selesai dan terminal jangan di exit.


5. Pilih Start a new Android Studio project


6. Buatlah nama project anda , dan nam package kompail aplikasi anda serta lokasi penyimpanan project. Untuk lokasi penyimpanan project biasanya sudah otomatis. lalu klik next.


7. Pada menu ini pilih Phone dan tablet karena kita akan membuat aplikasi untuk smartphone. dan perlu di perhatikan disini ada pilihan minimum SDK dimana aplikasi yang anda buat dapat support di install pada versi android minimum berapa. sebagai default saya menggunakan API 16 atau versi Jelly Bean.


8. Selanjutnya pemilihan template, pilih template Empty Activity sebagai pemula.


9. Tahap terakhir buat lah nama Activity dan Layout anda. namun jika anda masih pemula langsung saja pilih Finish.


10. Tunggu hingga grandle selesai berjalan.


11. Jika sudah selesai maka akan muncul tampilan Editor seperti ini.


12.  Selanjutnya jalankan aplikasi pada Emulator android dengan menekan tombol hijau. jika anda belum buat emulator lihat tutorial cara membuat emulator android. 


 13. Nanti akan muncul pilhan emulator, lalu pilih lah emulator yang sudah anda buat tekan OK.


14. Tunggu beberapa saat hingga aplikasi anda terinstall di emulator.























Dan akhirnya aplikasi android pertama anda telah dibuat. saya masih newbie dalam pemrograman JAVA untuk membangun aplikasi android namun seiring perkembangan teknologi saya dituntut untuk belajar pemrograman JAVA agar tidak ketinggalan teknologi dan tidak terlepas dari web karena itu akan berhubungan sehingga ke dua skill tersebut harus dibutuhkan. mungkin sekian tutorial dari saya jika ada project terbaru android saya nanti saya akan buat tutorialnya.

Semoga bermanfaat.